logo

Blog · Panduan Palworld · 28 Juli 2026

Cara Membuat Dedicated Server Palworld: Self-Host vs Sewa

Main Palworld bareng teman lewat co-op invite code memang paling gampang, tapi ada batasnya: world hanya hidup selama host online, dan jumlah pemain dibatasi. Kalau Anda ingin world yang menyala 24 jam, bisa dimasuki kapan saja, dan menampung hingga 32 pemain, jawabannya adalah dedicated server. Ada dua jalan untuk mendapatkannya: membangun sendiri di PC (self-host) atau menyewa hosting server Palworld Indonesia. Artikel ini membahas keduanya secara jujur — termasuk langkah teknis self-host — supaya Anda bisa memilih yang paling masuk akal.

Opsi 1: Self-Host — Membuat Server Palworld di PC Sendiri

Palworld menyediakan aplikasi dedicated server resmi yang gratis lewat Steam. Sebelum mulai, pastikan spesifikasi PC Anda memadai: minimal CPU 4 core, RAM 16 GB (server-nya sendiri lahap memori, apalagi kalau PC juga dipakai main), SSD dengan ruang kosong sekitar 40 GB, dan koneksi internet dengan IP publik.

Langkah-langkahnya secara garis besar:

  1. Install Palworld Dedicated Server. Buka Steam → Library → centang "Tools", lalu install Palworld Dedicated Server. Alternatifnya, gunakan SteamCMD dengan app ID 2394010 untuk instalasi tanpa klien Steam.
  2. Jalankan server pertama kali. Jalankan PalServer.exe sekali agar semua file konfigurasi terbentuk, lalu tutup.
  3. Edit konfigurasi. Salin isi DefaultPalWorldSettings.ini ke Pal\Saved\Config\WindowsServer\PalWorldSettings.ini, lalu atur ServerName, ServerPassword, AdminPassword, dan PublicPort sesuai kebutuhan.
  4. Buka port di router (port forwarding). Forward port 8211 (UDP) ke IP lokal PC Anda. Tanpa langkah ini, teman di luar jaringan Anda tidak akan bisa masuk.
  5. Bagikan alamat server. Teman Anda join lewat menu Join Multiplayer Game → Dedicated Server dengan memasukkan IP-publik-anda:8211.

Kendala yang Sering Muncul Saat Self-Host

Di atas kertas lima langkah tadi terlihat sederhana, tapi praktiknya banyak yang tersandung di sini:

  • CGNAT. Sebagian besar internet rumahan di Indonesia (termasuk banyak paket fiber) tidak memberi IP publik, melainkan IP yang dibagi bersama pelanggan lain. Akibatnya port forwarding tidak berfungsi sama sekali dan teman Anda tidak akan pernah bisa connect, apa pun setting-nya. Solusinya harus menyewa IP publik statis ke ISP — biayanya sering kali sudah mendekati harga sewa server.
  • PC harus menyala 24 jam. World hanya online selama PC Anda hidup. Tagihan listrik naik, umur hardware terpakai, dan begitu PC dimatikan atau mati lampu, semua pemain terlempar keluar.
  • RAM cepat habis. Server Palworld terkenal boros memori — world yang sudah berumur bisa memakan 12–16 GB sendirian. Kalau PC yang sama dipakai main, siap-siap stutter.
  • Keamanan. Membuka port berarti mengekspos PC pribadi ke internet. Tanpa pengalaman mengamankan server, ini risiko yang nyata.

Opsi 2: Sewa Hosting Server Palworld

Menyewa server berarti semua kerumitan di atas dikerjakan oleh penyedia hosting. Di Arkaduc prosesnya seperti ini: pilih paket sesuai jumlah pemain, selesaikan pembayaran (QRIS/transfer/e-wallet), server aktif otomatis dalam hitungan menit, lalu Anda tinggal membagikan IP:Port ke teman. Server berjalan di data center Indonesia dengan IP publik, proteksi DDoS, dan panel kontrol untuk restart, edit konfigurasi, atau install mod — tanpa perlu PC menyala di rumah.

Perbandingan Ringkas

Self-Host Sewa Hosting
Biaya awal Gratis (jika PC & IP publik sudah ada) Mulai Rp 100.000/bulan
Online 24 jam Hanya selama PC menyala Ya, selalu
IP publik Sering terhalang CGNAT Termasuk
Setup Manual: SteamCMD, config, port forwarding Otomatis setelah bayar
Listrik & hardware Ditanggung sendiri Ditanggung penyedia
Support saat bermasalah Cari solusi sendiri Tim support 24/7

Kesimpulan: Pilih yang Mana?

Self-host cocok kalau Anda suka ngoprek, punya PC nganggur dengan RAM besar, dan ISP Anda memberi IP publik. Ini juga cara bagus untuk belajar cara kerja server. Tapi kalau tujuan Anda sekadar main bareng teman tanpa drama teknis — world yang selalu online, ping rendah karena servernya di Indonesia, dan ada yang bisa ditanya saat bermasalah — menyewa jauh lebih praktis. Lihat paket hosting server Palworld Indonesia mulai Rp 100.000/bulan dengan garansi uang kembali 30 hari, jadi Anda bisa coba tanpa risiko.